Usia Aman Bagi Si Kecil Untuk Mengonsumsi Madu

Madu adalah suplemen alami dengan kandungan banyak zat yang bermanfaat bagi tubuh. Rasa madu yang manis juga disuka oleh anak-anak sehingga banyak orang tua memberikan madu sebagai suplemen untuk si kecil. Mengonsumsi madu bisa memperbaiki daya tahan tubuh si kecil, meredakan gejala batuk, dan mengatasi si kecil yang susah tidur.

Meski banyak memberi manfaat, pemberian madu pada si kecil tidak boleh sembarangan ya, Honeymom’s. Madu dapat diberikan ketika si kecil berusia lebih dari 1 tahun dalam jumlah yang sesuai. Perhatikan juga efek samping pemberian madu ya, Honeymom’s.

  • Botulisme

Botulisme adalah keracunan akibat spora bakteri Clostridium botulinum yang terdapat pada madu. Ini terjadi karena anak berusia di bawah 1 tahun belum memiliki daya tahan tubuh dan sistem pencernaan yang kuat untuk melawan bakteri tersebut. Botulisme ditandai dengan turunnya nafsu makan, sembelit, kelemahan otot, kelelahan, tangisan yang lemah, berkurangnya bentuk otot, dan kesulitan mengisap puting ibu pada bayi. 

Gejala awal botulisme biasanya muncul dalam waktu 12-36 jam usai makan makanan yang terkontaminasi bakteri.

  • Obesitas

Bayi yang terbiasa dengan rasa manis akan selalu menginginkan makanan dengan kandungan gula tinggi. Padahal, makanan manis dapat menimbulkan obesitas jika dikonsumsi terus menerus.

  • Merusak gigi

Kadar gula tinggi pada madu dapat merusak gigi si kecil yang sedang dalam masa pertumbuhan jika dikonsumsi dalam jumlah banyak dan sering.

  • Alergi 

Jika Honeymom’s ingin mengetahui si kecil alergi terhadap madu atau tidak, coba berikan madu dalam jumlah sedikit terlebih dahulu untuk mengetahui reaksi tubuh si kecil. Tunggu 3-4 hari sambil melihat adakah reaksi alergi dari tubuh si kecil.

Jangan memberi madu dalam jumlah yang berlebihan ya, Honeymom’s.  Jika si kecil berusia 1-3 tahun, disarankan mengonsumsi madu maksimal sebanyak 20 gram setiap hari agar sistem pencernaan anak tidak kaget dan bisa mengenali makanan baru. Anak diatas 3 tahun diperbolehkan mengonsumsi madu dengan takaran 2 sendok makan, dua kali sehari. Pemberian rutin dengan takaran tersebut akan membantu menjaga stamina dan daya tahan tubuh anak. Tersedia Madurasa FitKidz yang dikhususkan untuk anak-anak. Selain mengandung madu, dalam Madurasa FitKidz terdapat juga kandungan lysine, EPA, DHA yang membantu anak dalam masa pertumbuhan.


Article Terkait