Amankah Madu Untuk Ibu Hamil?

Ketika sedang hamil, tubuh mengalami perubahan, baik secara fisik maupun hormonal. Akibat perubahan tersebut, ibu hamil kerap merasa mual, hilang nafsu makan, pusing, dan beragam hal lainnya. Kalau Honeymom’s sendiri, apa perubahan yang dirasakan selama hamil? 

Sejak mengetahui bahwa dirinya hamil, penting bagi seorang ibu untuk selalu memperhatikan asupan nutrisi tubuhnya. Sebab, nutrisi ini berperan penting untuk tumbuh kembang janin di dalam kandungan termasuk perkembangan otaknya. Kebutuhan nutrisi ketika hamil tentunya berbeda dengan kondisi biasa ya. Tahukah Honeymom’s apa saja nutrisi yang dibutuhkan ibu hamil? 

  • Makronutrien: karbohidrat, lemak, dan protein 
  • Mikronutrien: kalsium, asam folat, dan zat besi
  • Vitamin: A, C, B6, B12, D

Kondisi kehamilan setiap wanita tidak sama. Honeymom’s yang mengalami sulit makan, mual, atau morning sickness sebaiknya tetap mencoba untuk makan meski hanya sedikit, tetapi dengan frekuensi lebih sering. Ibu hamil perlu mengonsumsi makanan bergizi dan berserat tinggi. Minumlah air putih dan jus buah secara teratur supaya terhindari dari konstipasi. Sebaiknya hindari makanan yang pedas, mengandung kafein, alkohol, atau ikan dengan kandungan merkuri tinggi.

Untuk melengkapi kebutuhan nutrisi, ibu hamil kerap mengonsumsi suplemen. Tetapi, jangan memilih suplemen sembarangan ya, Honeymom’s. Sebaiknya konsultasikan dengan dokter kandungan mengenai jenis suplemen yang sebaiknya dikonsumsi oleh ibu hamil. Salah satu bahan alami yang dapat berfungsi sebagai suplemen adalah madu. Madu mengandung beberapa nutrisi yang dibutuhkan tubuh, seperti vitamin, protein, kalsium, tembaga, riboflavin, zat besi, potasium, dan magnesium. Zat-zat tersebut juga dibutuhkan sebagai pelengkap nutrisi ibu hamil.  Lalu, amankah madu jika dikonsumsi ibu hamil?

Madu memang tidak boleh dikonsumsi oleh bayi berusia di bawah 1 tahun sebab usus bayi belum mampu menghancurkan bakteri yang terdapat dalam madu. Namun, ibu hamil diperbolehkan mengonsumsi madu asalkan madu tersebut bukan madu mentah. Madu yang dijual di pasaran umumnya sudah mengalami pasteurisasi, bukan madu mentah, sehingga aman dikonsumsi oleh ibu hamil. Meski demikian, jangan mengonsumsi madu dalam jumlah berlebihan, pastikan madu sudah terdaftar di BPOM, dan perhatikan tanggal kadaluarsanya. Honeymom’s dapat menggunakan madu dari Madurasa, selain dalam kemasan botol plastik 150 gram, tersedia juga kemasan sachet 25 gram untuk sekali minum, lebih praktis dan mudah dibawa.


News And Events Terkait